tutorial lanjutan dari halaman sebelumnya

Cara Bikin Iklan Facebook Fb Ads Khusus Newbie NEXT PAGE


Tahapan #9 – Target Berdasarkan Connection

Meski Anda bisa target iklan anda berdasarkan minat, usia, dan lokasi, Facebook juga menawarkan kepada Anda untuk mentargetkan iklan berdasarkan connection (koneksi).

Contoh, Anda bisa target orang-orang yang terkoneksi dengan fanpage bisnis Anda (pernah ‘like’ fanpage anda misalnya), atau apps tertentu (pernah main ‘perjuangan semut’ misalnya), atau bahkan anda bisa target “friends” dari seseorang

Strategi ini digunakan agar Anda bisa target pengguna yang mungkin tertarik dengan perusahaan Anda atau anda sendiri — atau apapun yang sejenis dengan perusahaan anda.

Fitur targeting tambahan ini juga meliputi orientasi seksual, status hubungan (menikah, tunangan, single, dan lain sebagainya), bahasa, tingkat pendidikan, dan pekerjaan.


Tahapan #10 – Tentukan Tujuan dan Harga Iklan

Bagian ini agak ribet.

Intinya, ada dua jenis iklan — CPM dan CPC.

CPMCost per miles artinya anda akan ditarik bayaran tiap iklan anda ditampilkan 1.000 kali — entah ada yang meng-klik atau tidak.

CPCCost per click artinya anda akan ditarik bayaran tiap kali iklan anda di klik oleh calon pelanggan anda.

Masing-masing ada gunanya. Jika anda merasa target iklan yang anda tentukan kurang spesifik, mungkin lebih bijak jika anda pilih CPC guna memastikan bahwa anda hanya membayar orang yang tertarik dengan iklan anda dan meng-kliknya.

Namun, jika anda merasa anda sudah buat target iklan yang amat spesifik dan tertarget, sehingga anda amat yakin yang lihat iklan anda besar kemungkinan akan meng-klik iklan anda, maka anda bisa gunakan CPM untuk lebih meminimalkan biaya iklan.

Saya pribadi biasanya buat iklan dalam CPC dulu, saya ubah hingga konversi bagus. Jika konversi sudah bagus saya ubah menjadi CPM tanpa mengubah isi iklan.

Untuk ubah CPM menjadi CPC di bagian ini, ubah Objective anda menjadi “click on my ad or sponsored story” di bagian menu drop down-nya.

NOTE: Facebook mengubah tampilan halaman setup iklannya dari waktu ke waktu. Tampilan halaman setup iklan ini juga mungkin berbeda negara per negara. Oleh karenanya, mungkin bagian pricing anda mungkin terlihat seperti ini.

Jika tampilan halaman setup iklan anda seperti ini, klik radio button (tombol bundar) berupa tipe iklan yang anda inginkan. Ingin CPC, klik “Pay per clicks”, ingin CPM klik “Pay per impressions”.

Atau jika halaman setup iklan anda terlihat seperti ini, untuk mengubah CPC menjadi CPM atau sebaliknya, ubah opsi “Bidding” dari “Bid for clicks” ke “Bid for Impressions” atau sebaliknya dengan mengklik menu dropdown di “Bidding”.


Tahapan #11 – Review Iklan Anda

Pastikan Anda sudah me-review ulang atau check ulang iklan Anda sebelum Anda iklankan.

Untuk Review check ulang iklan anda dengan meng-klik tombol “Review Order” yang ada disebelah tombol “Place Order”.

Dan periksalah segala hal untuk memastikan bahwa Anda tahu bagaimana jenis iklan yang anda beli (CPC atau CPM) ketika iklan sudah diterbitkan, siapa yang jadi target anda, dan hal-hal lain di bawah sesuai dengan yang Anda inginkan.


Tahapan #12 – Launch Facebook Ads Anda

Klik tombol hijau “Place Order” yang bisa Anda lihat di bawah untuk memulai meluncurkan iklan Anda.

Pastikan Anda memperhatikan iklan Facebook Anda selama launching untuk memastikan bahwa segalanya berjalan dengan lancar, dan pastikan biaya iklan anda keluar dengan bijak.

Pelajari data dari iklan anda selama satu dua hari, cari tahu iklan mana yang menguntungkan — memiliki clickthrough rate (CTR) tinggi, memiliki konversi tinggi, dan fokuskan serta terus perbaiki iklan tersebut.

Sementara cari tahu iklan yang hanya menyedot uang anda, pause iklan tersebut atau ubah jadi menguntungkan berdasarkan data yang telah anda peroleh.

Kunci dari beriklan dimanapun adalah testing terus menerus, buat banyak versi iklan, cari versi terbaik dan terus kembangkan dari situ. Facebook ads bukan perkecualian.

Saya rasa sekian dari tentang tutorial cara setting Facebook Ads ini, saya harap anda belajar banyak dari tutorial ini.

Dian Comting

Praktisi dan Konsultan Digital Marketing