Saya sering. Bahkan sangat sering dihadapkan pada posisi yang sangat sulit untuk memilih. Saya yakin Anda pun juga sering…. ^_^

Dan hampir semua keputusan untuk memilih itu dipengaruhi harapan untuk mendapatkan kebahagiaan daripada kesedihan, juga yang perasaan netral.

Dan sebuah penelitian Harvard Study of Adult Development yang dilakukan selama 75 tahun, faktor terpenting dalam level kebahagiaan adalah hubungan kita dengan keluarga, pasangan, dan persahabatan.

Dr.Robert Waldinger, profesor psikiatri di Universitas Harvard dalam TED Talk tahun 2016, Waldinger menekankan bahwa menjaga ikatan bahagia yang kuat dengan orang terdekat akan melindungi kita dari ancaman dan rasa was-was.

Apakah benar hasil kajian Waldinger ini? Bisa ya bisa juga salah,,,

Tapi kisah dibawah ini buktinya.

Orang selalu berkata:
ADA…
” … bekas istri ”
ADA…
” … bekas suami ”

TIDAK ADA
” bekas anak ”
” bekas orangtua”…

Seorang Kepala Dinas melakukan riset kecil kepada para pegawai yang sudah berkeluarga pada saat Rapat di Aula kantor

Dia lalu meminta 1 pegawai untuk maju ke depan papan tulis.

Kadis : ” Tuliskan 10 nama orang yang paling dekat denganmu.”

Lalu pegawai itu menulis 10 nama ; ada nama tetangga, orangtua, teman kerja, istri, anak, saudara, dst…

Kadis : “Sekarang silakan pilih 7 orang di antara 10 nama tersebut yang kamu benar-benar ingin hidup terus bersamanya”

Pegawai itu lalu mencoret 3 nama.

Kadis : “Silakan coret 2 nama lagi”

Tinggalah 5 nama tersisa.

Kadis : “Coret lagi 2 nama” 😱

Tersisalah 3 nama yaitu nama :
” ibu ”
” Istri ” dan
” anak ”

Suasana aula jadi hening….😓 Mereka mengira semuanya sudah selesai dan tak ada lagi yang harus dipilih…😉😃

Tiba-tiba…..
Kadis berkata : “Silakan coret 1 nama lagi..! “😱

Pegawai itu tertegun untuk sementara waktu,…😶 lalu dengan perlahan ia mengambil pilihan yang amat sulit…dan amat terpaksa mencoret nama
” IBU ” nya..!!!
😱😳

…suasana semakin hening…😪😓

Kadis berkata lagi : “Silakan coret 1 nama lagi!”
😱
Hati sang pegawai makin bingung…😩😣
Suasana aula makin tegang…😲😨
Mereka semua juga berpikir keras mencari pilihan yang terbaik…😰

Pegawai itu kemudian mengangkat spidolnya dan dengan sangat lambat dan berat ia mencoret nama: ” ANAK ” nya..!!!😳😲😱

Bersamaan dengan itulah sang pegawai tidak kuat lagi membendung air matanya, dan…, Ia pun ” Menangis ” pilihan amat sulit
😭😭😭😭
Gumpalan awan kesedihan meliputi seluruh sudut ruang aula…😫😩😩

Setelah suasana lebih tenang,…😲 Akhirnya sang kepala Dinas bertanya : “Kenapa kamu tidak memilih ‘orang tua’ yang membesarkanmu..?!?😩 tidak juga memilih ‘anak’ yang adalah darah dagingmu..?!?😰 kenapa kamu tetap memilih “ISTERI’…?!?…😳 Toh istri bisa dicari lagi kan..?!?”
😱
Semua orang didalam aula terpana 😱 menunggu jawaban dari mulut pegawai itu…😳

Lalu pegawai itu berkata lirih : 😩 “Istri saya ikut Rapat ini Pak….”*

Curhatan Mbois
Dian Comting